Sebuah Pengakuan (al I'tiroof)

Diposting oleh Zainal Hasim pada 01:04, 20-Jun-09 • Komentar (1)
Ya Tuhanku
Aku bukanlah ahli surga
Tapi aku takkan kuat masuk neraka

Terimalah taubat ampuni dosa-dosaku
Karena Engkau Maha Pengampun dosa hamba-Mu

Dosa-dosaku tak terhitung bagai debu
Ya Illahi kumohon rahmat kasihMu

Sisa umurku berkurang setiap hari
Dosa-dosaku makin bertambah ya Illahi

Kini hambaMu bersimpuh menyerahkan diri
mengaku, menyeru dan memohon ya Illahi

Bila Kau ampuni hanyalah Engkau Maha Pengampun
Bila Kau berpaling kemana lagi harapanku

Orang Pintar

Diposting oleh Zainal Hasim pada 00:51, 20-Jun-09 • Komentar (4)
"Orang pintar minum tolak angin" begitu kata iklan. "Du lu tau kaga siapa orang pintar itu?" tanya Jaka pada Badu yang lagi asyik nonton kontes nyanyi ditv. "Ah lu pake tanya-tanya segala, emangnye kenape?" jawab Badu ketus karena keasyikannya terganggu. "Kaga ape-ape, lu tau kaga siape orang pinter ntu?" tanya Jaka lagi cengengesan. "Orang pintar itu banyak, ada BJ Habibi, Albert Einstein." jawab Badu. "Jawabanlu... [Baca selengkapnya]

Terima Kasih buat Mas Muiz

Diposting oleh Zainal Hasim pada 00:21, 20-Jun-09 • Komentar (18)
Thanks buat mas Muiz yang telah memasukkan blog saya salah satu yang mendapatkan MBA 2009 yang mas Muis buat. Award ini buat saya sebagai wapblogger/blogger pemula yang masih belajar membuat blog, yang kadang tak tahu harus menulis apa dan bagaimana, merupakan sebuah penghargaan yang tak terkira. Award ini menjadi pemicu semangat untuk terus belajar dan belajar dalam menghasilkan tulisan-tulisan yang bermutu,... [Baca selengkapnya]

Sepi

Diposting oleh Zainal Hasim pada 03:23, 06-Jun-09 • Komentar (6)
Malam ini
Sinar bulan temaram
Bintang-bintang sembunyi di balik awan
Sepi ...

Tak ada suara jangkrik bernyanyi
Tak ada gemercik air
Tak juga gemerisik dedaunan yang tertiup angin
Semua diam semua bisu
Sunyi ...

Aku sendiri
Dikelamnya malam
Menatap rembulan yang temaram
Tak ada yang menemani
Tak ada teman tuk berbagi cerita
Tak ada teman tuk berbagi duka
Sepi

Sayang

Diposting oleh Zainal Hasim pada 01:23, 01-Jun-09 • Komentar (0)
Sayangku
Tahukah kamu, betapa cintaku padamu seluas samudra
Cintaku padamu sedalam lautan Teduh
Cintaku padamu setinggi bintang di langit

Sayangku
Engkau adalah mutiara hatiku, belahan jiwaku
Tanpa dirimu hatiku hampa
Tidur tak nyenyak, makanpun tak enak

Sayangku
Engkau pelita hatiku, penerang jiwaku
Engkau pelipur lara dalam kesedihan
Engkau teman dalam kesepian

Sayangku
Aku cinta padamu
Aku sayang padamu